PADANG, DISKOMINFO — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mengerjakan Rehabilitasi Bendung Paket 3 di kawasan Bendung Beringin-Lubuk Hantu, Kecamatan Lubuk Kilangan, Senin (10/8/2026). Pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan infrastruktur pengairan yang terdampak bencana pada November 2025 dan 3 Agustus 2026.
Rehabilitasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur pengairan yang mengalami kerusakan, tetapi juga untuk memperkuat sistem irigasi agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pembangunan bendung di kawasan Lubuk Hantu dilakukan berdasarkan analisis teknis terhadap kondisi infrastruktur pengairan yang terdampak bencana. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa pembangunan bendung baru di lokasi tersebut dinilai dapat memberikan manfaat bagi tiga daerah irigasi sekaligus.
“Bendung ini dibangun di lokasi Lubuk Hantu. Berdasarkan analisis teknis, jika bendung ini terbangun, dampaknya akan melayani tiga daerah irigasi sekaligus, yaitu Daerah Irigasi (D.I.) Lubuk Hantu, D.I. Baringin, dan D.I. Kandang Jawi,” ujar Malvi.
Ia menjelaskan, kerusakan akibat bencana pada 2025 menyebabkan tiga bendung di kawasan tersebut mengalami kerusakan. Kondisi itu kemudian menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan pola penanganan yang dinilai lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Secara teknis, pekerjaan ini kita lakukan dengan membuat bendung baru. Dampak bencana 2025 menyebabkan tiga bendung rusak di kawasan tersebut. Berdasarkan analisis teknis, kita buat bendung baru yang nantinya akan mengairi tiga daerah irigasi sekaligus,” katanya.
Rehabilitasi Bendung Paket 3 tersebut dikerjakan oleh CV. Ghalfib dengan waktu pelaksanaan yang ditetapkan selama 150 hari. Pekerjaan ini diharapkan dapat memperkuat kembali sistem pengairan di kawasan Lubuk Kilangan setelah mengalami dampak bencana.
Dengan terbangunnya bendung baru, sistem pengairan di kawasan tersebut diharapkan kembali berfungsi secara optimal dan mampu mendukung ketersediaan air bagi tiga daerah irigasi yang terhubung dalam satu sistem pengairan.
Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Padang dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana. Selain mengembalikan fungsi jaringan pengairan yang terdampak, proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem irigasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di kawasan Lubuk Kilangan. (Vq)
~ Uploader : Ju