Berita

Author : IKP Diskominfo Kota Padang
Created : calendar_today 4 jam yang lalu

Pemko Padang Bangun Bendung Limau Manis untuk Dukung Irigasi Pertanian

berita

PADANG, DISKOMINFO - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai proyek Pembangunan Bendung Paket 1 di Bendung Limau Manis, Jalan Manggis, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Senin (10/8/2026). Proyek ini ditujukan untuk mengoptimalkan pengembangan serta pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder guna mendukung sektor pertanian di wilayah setempat.

Pembangunan sarana irigasi tersebut didanai melalui APBD Kota Padang yang bersumber dari Dana Transfer ke Daerah - Dana Alokasi Umum (TKD-DAU). Fasilitas ini ditargetkan mampu melayani kawasan pertanian dengan luas di bawah 1.000 hektar yang tersebar di wilayah Kota Padang.

Secara teknis, pengerjaan fisik proyek dipercayakan kepada kontraktor pelaksana CV. Generasi Baru dengan jangka waktu pelaksanaan selama 138 hari kalender, terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada 21 Juli 2026. Proyek ini juga mencakup masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. Adapun pengawasan teknis di lapangan dilakukan oleh konsultan pengawas CV. Duta Graha Interplan, sedangkan tahap perencanaan disiapkan oleh CV. Alkhalifi Pratama Consultant.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menyatakan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga pasokan air bagi lahan pertanian warga.

"Pembangunan Bendung Limau Manis Paket 1 ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam mengoptimalkan sistem irigasi primer dan sekunder guna menjamin ketersediaan air sawah dan mendukung ketahanan pangan para petani di Kecamatan Pauh," kata Malvi Hendri saat memberikan keterangan.

Ia menambakan, pihak dinas akan terus memantau jalannya pengerjaan agar seluruh proses konstruksi dapat rampung sesuai dengan standar kualitas dan jadwal yang telah ditetapkan.

"Kami terus mendorong agar pengerjaan fisik ini dapat berjalan tepat mutu dan tepat waktu sesuai target 138 hari kalender, serta didampingi pengawasan ketat agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat," tutur Malvi. (Tfk)

Up by ~ Ju



latest article


//