Berita

Author : IKP Diskominfo Kota Padang
Created : calendar_today 3 minggu yang lalu

Manfaatkan Momentum HJK ke-357, Wali Kota Fadly Amran Gandeng Kemenlu RI dan UNDP Indonesia Pacu Pembangunan Berkelanjutan Kota Padang

berita

PADANG — Wali Kota Padang, Fadly Amran, memanfaatkan momentum Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 untuk memperluas jejaring kerja sama internasional. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pertemuan tingkat tinggi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri (Sekjen Kemenlu) RI, Denny Abdi, dan Resident Representative United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, Sara Ferrer Olivella, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (7/8/2026).

Dalam pertemuan diplomasi pembangunan tersebut, Pemko Padang menawarkan peluang kolaborasi global untuk mengakselerasi implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), percepatan ekonomi sirkular, penataan komprehensif Sungai Batang Arau, serta penguatan visi Kota Padang sebagai Smart City dan Kota Sehat.

Turut hadir mendampingi Wali Kota antara lain Direktur Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup Kemenlu RI Tri Purnajaya beserta jajaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Dinas LH Fadelan Fitra Masta, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Raf Indria.

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa Pemko Padang telah menetapkan indikator pembangunan yang terukur dalam mewujudkan Padang sebagai Smart City dan Kota Sehat. Visi ini diselaraskan dengan standar nasional guna membuka ruang kolaborasi, baik bersama pemerintah pusat maupun mitra internasional.

Fadly menyoroti dua fokus utama yang memerlukan dukungan nyata dari kemitraan global. Yakni Ekonomi Sirkular lewat enguatan pengelolaan sampah terpadu dan penumbuhan budaya memilah sampah bernilai ekonomi di tengah masyarakat.

Kemudian Penataan Sungai Batang Arau melalui pengelolaan sistem air limbah (sewerage system) dan penataan kawasan untuk menjadikan Batang Arau sebagai percontohan sungai bersih (clean river model) di Indonesia.

"Kami ingin mewujudkan Padang sebagai kota pintar dan kota sehat dengan seluruh program pembangunan yang diarahkan pada dua target utama tersebut. Karena itu, dukungan dan kolaborasi internasional menjadi sangat penting agar visi tersebut dapat terwujud," ujar Fadly Amran.

"Kami berterima kasih kepada Bapak Sekjen Kemenlu yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Alhamdulillah, UNDP menyatakan dukungannya terhadap rencana strategis Kota Padang, terutama dalam pengembangan ekonomi sirkular melalui budaya memilah sampah bernilai ekonomi, serta penataan Sungai Batang Arau sebagai percontohan sungai bersih di Indonesia," tambahnya.

Sekjen Kemenlu RI, Denny Abdi, mengungkapkan bahwa Kemenlu sengaja memfasilitasi pertemuan ini karena melihat potensi besar dan kepemimpinan visioner yang dimiliki Pemerintah Kota Padang. Menurutnya, UNDP merupakan mitra kunci pemerintah dalam mendorong program-program berbasis SDGs.

"Saya melihat Kota Padang memiliki kepemimpinan dan visi yang kuat sebagai modal membangun kolaborasi dengan UNDP. Melalui jaringan globalnya, berbagai program berbasis SDGs berpeluang didukung dengan sumber daya dan kemitraan yang tepat," jelas Denny Abdi.

Apresiasi tinggi juga disampaikan oleh Resident Representative UNDP Indonesia, Sara Ferrer Olivella. Ia memuji komitmen tajam Pemko Padang dalam merespons isu-isu lingkungan hidup, sanitasi, dan pengelolaan air limbah.

"UNDP mendukung pengembangan kebijakan di tingkat nasional, tetapi keberhasilannya ditentukan oleh implementasi di daerah. Kami siap berkolaborasi dengan Kota Padang karena memiliki arah pembangunan yang jelas dan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan," tegas Sara Ferrer Olivella.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Padang optimis mampu menghadirkan transformasi pembangunan kota berbasis keberlanjutan yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.(Charlie / David)

~ Ju



latest article


//