05 Apr 2020 | 05:05

Sistem Informasi & Dokumentasi Publik Kota Padang

Hari Hak Untuk Tahu se-Dunia, Momen Edukasi Publik dan Badan Publik

Di posting tanggal : 29 Sep 2019

Padang, InfoPublik – Hari Hak Untuk Tahu se-Dunia diperingati setiap 28 September. Tidak saja di Sofia, Bulgaria, akan tetapi juga di sejumlah negara dan daerah, termasuk Kota Padang.

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang melalui Kabid IKPSP Swesti Fanloni menuturkan, esensi peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-Dunia merupakan momen edukasi. Tidak saja edukasi bagi publik sebagai pemohon informasi, akan tetapi juga badan publik sebagai penyedia informasi.

“Kita harapkan dengan peringatan ini mampu mengingatkan, membangun kesadaran dan sensitifitas atas hak untuk tahu,” kata Swesti Fanloni di acara Peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-Dunia 2019 di Kantor Komisi Informasi (KI) Sumatera Barat di Padang, Sabtu (28/9/2019).

Swesti menyebut, dengan adanya momen Hari Hak Untuk Tahu se-Dunia diharapkan badan publik lebih responsif dan transparan dalam melayani masyarakat yang membutuhkan informasi. Sebaliknya, masyarakat juga diharapkan semakin cerdas menyikapi hak akses mereka.

Karena publik memiliki hak akses untuk tahu. Kecerdasan sikap yang kita maksudkan di sini lebih kepada pemahaman yang sama antar kedua belah pihak (publik dan badan publik).

Artinya, badan publik dan pemohon informasi juga mengetahui apa itu info publik, apa saja yang diajukan, karena ada informasi yang dikecualikan dan informasi yang wajib terbuka. Intinya sama-sama mengingatkan dan mengedukasi kedua belah pihak.

Swesti juga mengatakan, Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) mesti siap terhadap animo publik dalam mengajukan hak untuk tahu terhadap informasi publik. Kesiapan pejabat PPID harus sebanding dengan tingkat publikasi dan diseminasi informasi publik itu sendiri.

Saat ini kita di Pemko Padang punya portal (website) baru, di portal PPID ini pemohon informasi sudah bisa mengajukan permohonan.

"Sehingga pemohon tidak perlu lagi datang ke meja pelayanan, akan tetapi dapat melalui portal saja. Kami juga akan terus berupaya melengkapi daftar informasi publik dan memperbaharui konten portal,” jelasnya.

Pada peringatan Hari Hak Untuk Tahu se-Dunai kali ini, Pemerintah Kota Padang dalam hal ini Diskominfo Kota Padang, telah melakukan berbagai langkah.

Seperti membuat video greeting dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah selaku Atasan PPID. Hal ini menunjukkan komitmen Pemko Padang dalam memenuhi hak publik untuk tahu.

“Dengan adanya video tersebut, pesan yang disampaikan kepada masyarakat bahwa sudah saatnya mewujudkan Padang sebagai kota yang informatif,” tegasnya.

Menurut Swesti, cita-cita ini dibarengi oleh komitmen bersama PPID di Pemko Padang. Bahkan pihaknya juga membuat flier berisi tekad informatif yang kemudian dishare di semua kanal informasi yang dikelola PPID Kota Padang.(MC Padang / Chandra/toeb)

Diskominfo Kota Padang